Masa Depan Pendidikan Digital yang Inklusif dan Adaptif: Memperkuat Akses dan Kapasitas SDM

By Bali Tech Startup - 05 Nov 2026 13:42

Denpasar,  05 November 2026 – Transformasi digital di sektor pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat dan platform pembelajaran, tetapi juga bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kapasitas tenaga pendidik, serta memberikan kesempatan belajar yang lebih setara bagi seluruh siswa.

Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran membuka peluang untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan setiap peserta didik. Melalui evaluasi digital, misalnya, tenaga pendidik dapat memperoleh gambaran lebih mendalam mengenai pemahaman konsep, kelemahan belajar, kecepatan, hingga ketepatan siswa dalam menyelesaikan materi.

Hal tersebut menjadi fokus dalam sesi “Masa Depan Pendidikan Digital yang Inklusif dan Adaptif” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bali Tech Startup (BTS) dalam rangkaian Bali Digifest 2026.

Sesi ini menghadirkan I Made Prasetya Wiguna Mahayasa dari Sunarsanggita dan Dr. Ir. Standly Suwandhi, A.TD., M.T., IPU., CI. dari Drillo.id sebagai narasumber.

Diskusi akan mengangkat pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih personal dan adaptif, sekaligus memperkuat kemampuan guru serta tenaga pendidik dalam menggunakan solusi digital. Selain proses pembelajaran, pembahasan juga mencakup pemanfaatan teknologi untuk mendukung evaluasi dan pengelolaan institusi pendidikan.

Aspek inklusivitas turut menjadi perhatian. Teknologi seperti screen reader, fitur berbasis suara, dan penerapan standar aksesibilitas dapat membantu memperluas akses pendidikan bagi siswa dengan kebutuhan yang beragam, termasuk penyandang disabilitas. Dengan pendekatan tersebut, transformasi pendidikan digital diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengurangi kesenjangan akses dan kesempatan belajar.

Di samping itu, penguatan literasi digital menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga pendidik dan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara tepat diharapkan dapat mendukung pemerataan kesempatan pendidikan sekaligus membuka peluang pengembangan kapasitas dan karier di masa depan.

Melalui sesi ini, BTS ingin mempertemukan pelaku teknologi dengan pimpinan dan pemangku kepentingan pendidikan untuk mengidentifikasi kebutuhan digitalisasi institusi serta mengeksplorasi solusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Sesi ini akan berlangsung pada Kamis, 12 November 2026, pukul 15.30–17.30 WITA, bertempat di Ruang Legian, Prime Plaza, dalam rangkaian Bali Digifest 2026. Diskusi akan melibatkan 30 tamu undangan khusus dari kalangan pimpinan pendidikan, pengelola institusi, dan pemangku kepentingan terkait.

Melalui tema “Swasembada Digital, dari daerah untuk negeri”, BTS mendorong pemanfaatan teknologi pendidikan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga inklusif, adaptif, dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Kontak Media:
Asosiasi Bali Tech Startup
+6282373872280
[email protected]