Tourism Outlook 2027: Transformasi Digital dan AI untuk Meningkatkan Daya Saing Hospitality Bali
Denpasar, 05 November 2026 – Perubahan perilaku wisatawan dan perkembangan teknologi digital mendorong industri hospitality untuk terus beradaptasi. Persaingan pariwisata tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas fasilitas dan pelayanan, tetapi juga oleh kemampuan industri dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman tamu.
Memasuki tahun 2027, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan industri pariwisata. Teknologi dapat dimanfaatkan dalam berbagai proses, mulai dari reservasi, pengelolaan operasional, pelayanan pelanggan, hingga personalisasi pengalaman wisatawan.
Berbagai tantangan dan peluang tersebut akan dibahas dalam sesi “Tourism Outlook 2027: Adaptasi Tren & Transformasi Digital” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bali Tech Startup (BTS) dalam rangkaian Bali Digifest 2026.
Sesi ini menghadirkan tiga narasumber dari perspektif industri, institusi, dan teknologi, yaitu Ida Bagus Putu Agus Garlika, S.ST.Par., MM., CPOD., CDMP, Direktur Bisnis & Pengembangan Perumda Kerthi Bali Santhi; Putu Surya Sudarmadi, Founder & CEO GuestPro; serta Dewa Wahyu Cahyadi, Co-Founder Omni Hotelier.
Diskusi akan mengulas perubahan tren wisatawan serta kesiapan industri hospitality dalam menghadapi perkembangan kebutuhan pasar. Salah satu fokus pembahasan adalah bagaimana hotel dan pelaku usaha hospitality dapat mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pelayanan, dan menciptakan pengalaman tamu yang lebih baik.
Selain peluang pemanfaatan teknologi, keamanan data dan sistem digital juga menjadi perhatian. Penggunaan platform reservasi dan pengelolaan informasi pelanggan menuntut kesiapan industri dalam menjaga keamanan data serta memastikan sistem digital yang digunakan dapat mendukung operasional secara optimal.
Pembahasan akan menghadirkan perspektif dari industri hospitality, pemerintah atau institusi terkait, serta pelaku teknologi digital. Pendekatan lintas sektor ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan nyata industri dengan solusi teknologi yang relevan, termasuk bagi hotel dan usaha hospitality skala kecil dan menengah yang sedang mengembangkan kapasitas digitalnya.
Melalui forum ini, BTS ingin membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan member BTS dalam mengeksplorasi solusi digital yang dapat meningkatkan daya saing hospitality Bali secara berkelanjutan.
Sesi ini akan berlangsung pada Jumat, 13 November 2026, mulai pukul 13.15 WITA, bertempat di Ruang Legian, Prime Plaza, dalam rangkaian Bali Digifest 2026. Kegiatan dirancang sebagai diskusi interaktif dengan menghadirkan 30 tamu undangan khusus dari kalangan pemilik hotel, General Manager, pengelola hospitality, asosiasi pariwisata, dan pemangku kepentingan terkait.
Melalui tema “Swasembada Digital, dari daerah untuk negeri”, sesi ini menjadi ruang untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi lokal dan kolaborasi lintas sektor dapat mendukung masa depan pariwisata Bali.
Kontak Media:
Asosiasi Bali Tech Startup
+6282373872280
[email protected]
