Transformasi Digital Industri Keuangan di Era AI: Antara Inovasi dan Keamanan Data
Denpasar, 05 November 2026 – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru bagi industri keuangan untuk meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan informasi, dan kualitas layanan. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul tantangan terkait keamanan data, perlindungan transaksi, dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
Isu tersebut akan menjadi fokus pembahasan dalam sesi “Digital Transformation di Industri Keuangan Era AI: Amankah?” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bali Tech Startup (BTS) dalam rangkaian Bali Digifest 2026. Sesi ini merupakan bagian dari upaya mendorong Swasembada Digital melalui pemanfaatan teknologi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Sesi ini menghadirkan Jeffrey Jansen, Founder & CEO Sawah Cyber Security, dan Willy Sanjaya, Co-Founder Djoin. Keduanya akan membawa perspektif mengenai keamanan siber, perlindungan data, inovasi teknologi, dan transformasi digital di sektor keuangan.
Diskusi akan mengulas bagaimana lembaga keuangan dapat memanfaatkan AI dan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas pelayanan. Di sisi lain, pembahasan juga akan menyoroti risiko kebocoran data, penipuan digital, penyalahgunaan informasi, hingga kerentanan sistem yang dapat mengancam keamanan operasional dan kepercayaan nasabah.
Kesiapan lembaga keuangan dalam menghadapi transformasi digital juga menjadi perhatian, termasuk perbedaan kebutuhan dan tantangan antara lembaga keuangan seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan perbankan. Dengan demikian, adopsi teknologi tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan sistem, perlindungan data, dan keamanan transaksi.
Melalui forum ini, BTS ingin membuka ruang diskusi antara pelaku teknologi dan pengambil keputusan di sektor keuangan untuk mengidentifikasi kebutuhan industri serta mengeksplorasi solusi digital yang relevan. Pembahasan diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai keseimbangan antara inovasi teknologi, keamanan, dan kepercayaan masyarakat.
Sesi ini akan berlangsung pada Kamis, 12 November 2026, pukul 13.00–15.00 WITA, bertempat di Ruang Legian, Prime Plaza, dalam rangkaian Bali Digifest 2026. Kegiatan dikemas dalam format diskusi interaktif dengan menghadirkan 30 tamu undangan khusus dari sektor keuangan dan institusi terkait.
Melalui tema besar “Swasembada Digital, dari daerah untuk negeri”, sesi ini diharapkan dapat mendorong industri keuangan di Bali untuk semakin siap mengadopsi teknologi sekaligus membangun layanan digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan.
Kontak Media:
Asosiasi Bali Tech Startup
+6282373872280
[email protected]
