Ramai Sesaat atau Ramai Terus: Strategi Influencer dan Digitalisasi untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM

By Bali Tech Startup - 05 Nov 2026 13:49

Denpasar,  05 November 2026 – Pemanfaatan influencer dan konten digital telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang banyak digunakan oleh pelaku usaha untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen baru. Namun, tingginya perhatian selama kampanye promosi belum tentu menghasilkan pertumbuhan omzet yang berkelanjutan.

Tantangan bagi pelaku usaha bukan hanya menciptakan konten yang ramai atau mendapatkan jangkauan tinggi, tetapi juga mengubah perhatian audiens menjadi pembelian dan mempertahankan pelanggan setelah kampanye berakhir.

Persoalan tersebut akan dibahas dalam sesi “Ramai Sesaat atau Ramai Terus: Influencer dan Strategi Digital untuk Omzet yang Terus Naik” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bali Tech Startup (BTS) dalam rangkaian Bali Digifest 2026.

Sesi ini menghadirkan Agus Yusida, Founder Kolivo.ai; Gus Budi, B2B Influencer & Founder AirNetwork; serta Adi Baskara Joni, Direktur PT Konek Bali Semesta. Ketiganya akan membawa perspektif mengenai teknologi digital, influencer marketing, dan pengembangan bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM.

Diskusi akan mengangkat strategi pemanfaatan influencer, konten digital, dan personal branding untuk mendukung pemasaran UMKM. Pembahasan juga mencakup cara memilih influencer yang sesuai dengan karakteristik bisnis, mengukur dampak kampanye, serta memahami efektivitas promosi dalam mendorong penjualan.

Selain strategi pemasaran, kesiapan operasional dan produksi menjadi faktor penting agar usaha mampu memenuhi permintaan yang meningkat setelah kegiatan promosi. Pelaku UMKM juga perlu memiliki strategi untuk mempertahankan pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang, sehingga dampak pemasaran tidak berhenti setelah kampanye selesai.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) juga akan menjadi bagian dari pembahasan, khususnya untuk mendukung aktivitas pemasaran dan pengembangan konten digital. Sementara itu, digitalisasi melalui website, marketplace, dan Google Maps dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas, serta mempermudah konsumen menemukan produk dan layanan mereka.

Melalui sesi ini, BTS ingin mempertemukan pelaku UMKM, komunitas kreator, dan penyedia solusi teknologi untuk mengidentifikasi kebutuhan digitalisasi usaha serta mengeksplorasi strategi yang dapat diterapkan sesuai kapasitas masing-masing bisnis.

Sesi ini akan berlangsung pada Jumat, 13 November 2026, pukul 15.30–17.30 WITA, bertempat di Ruang Legian, Prime Plaza, dalam rangkaian Bali Digifest 2026. Diskusi akan melibatkan 30 tamu undangan khusus dari kalangan pelaku UMKM, influencer, content creator, asosiasi, dan komunitas bisnis.

Melalui tema “Swasembada Digital, dari daerah untuk negeri”, sesi ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memanfaatkan teknologi secara lebih strategis, memperkuat daya saing, dan membangun pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

 

Kontak Media:
Asosiasi Bali Tech Startup
+6282373872280xc
[email protected]